1. Konfigurasi elektron unsur Q yang paling sesuai adalah….
A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4p3
B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p1
C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 4p6 5s2 5p3
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 4p6 3d5
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 5s1
Jawaban: B
Pembahasan:
Q terletak pada golongan IIIA pada periode 4 makakonfigurasi nya adalah.
Q = 2 8 18 3
Q = 1s2 2s2
2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p1
Konfigurasi berdasarkan
urutan kulit adalah.
Q = 1s2 2s2
2p6 3s2 3p6 3d104s2 4p1
Informasi berikut ini digunakan untuk mengerjakan soal nomor 2 dan 3
Dua buah unsur mempunyai diagram orbital sebagai berkut:
2. Nomor atom unsur X adalah….
A. 17
B. 18
C. 21
D. 26
E. 30
Jawaban: C
Pembahasan:
Unsur
X mempunyai nomor atom 21 (Ar=18 + 3= 21)
3. Unsur Y dalam system periodik terletak pada golongan dan periode berturut turut ….
A. IIIA, 3
B. IIIB, 4
C. VA, 3
D. VIIA, 3
E. VIIB, 4
Jawaban: D
Pembahasan:
Neon Memiliki nomor atom
10, maka nomor atom Yadalah 10 + 7 = 17 maka konfigurasi atom Y adalah
17Y = 2 8 7 (golongan VIIA
periode 3)
4. Diketahui keelektronegatifan H = 2,1; Cl = 3,5; F = 4,0; Br = 2,8.
Senyawa yang paling polar di bawah ini adalah ........
A. HCl
B. HF
C. ClF
D. BrF
E. BrCl
Jawaban: B
Senyawa yang paling polar di bawah ini adalah ........
A. HCl
B. HF
C. ClF
D. BrF
E. BrCl
Jawaban: B
Pemabahasan :
Semakin besar selisih keelektronegatifan
atom-atom unsur yang bergabung membentuk
molekul senyawa, maka semakin polar senyawa tersebut.
HCl = 3,5 - 2,1 = 1,4
HF = 4 - 2,1 = 1,9
ClF = 4,0 - 3,5 = 0,5
BrF = 4,0 - 2,8 = 1,2
BrCl = 3,5 - 2,8 = 0,7
molekul senyawa, maka semakin polar senyawa tersebut.
HCl = 3,5 - 2,1 = 1,4
HF = 4 - 2,1 = 1,9
ClF = 4,0 - 3,5 = 0,5
BrF = 4,0 - 2,8 = 1,2
BrCl = 3,5 - 2,8 = 0,7
Jadi senyawa yang paling polar adalah HF (1,9).
5. Di antara
reaksi di bawah ini, yang tidak mengikuti hukum kekekalan massa adalah .......
(Ar : S = 32; Cu = 673,5; O = 16; C = 12; Fe = 56; H = 1)
A . 5 g
belerang + 10 g tembaga --> 15 g tembaga (II) sulfida
B . 2 g
belerang + 3,5 g besi --> 5,5 g besi (II) sulfida
C . 5 g
belerang + 10 g oksigen --> 10 g belerang dioksida
D . 3 g
karbon + 8 g oksigen --> 11 g karbondioksida
E . 1 g
oksigen + 8 hidrogen --> 9 g air
Jawaban
: C
Pembahasan :
Hukum
Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier), menyatakan bahwa massa zat sebelum dan
sesudah reaksi adalah sama.
5 gr
belerang + 10 gr oksigen --> 10 gram belerang, dioksida, tidak sesuai dengan
Hukum Kekekalan Massa.
0 komentar:
Posting Komentar